Konsep Imunisasi Halalan Thoyyiban
Konsep Imunisasi Halalan Thoyiban
Ditulis oleh imamtriyanto
Wednesday, 31 January 2007
HalalGuide--Memang kalo kita telaah lebih lanjut, masih banyak vaksin yang dibuat dari bahan haram. Beberapa vaksin seperti vaksin polio dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, ekstrak mentah lambung babi, bahkan janin bayi yang diaborsi.
Berikut disampaikan beberapa prinsip dalam pemberian vaksin atau imunisasi yang Halalan Thoyiban:
1. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang memaksimalkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun tubuh atau kekebalan tubuh manusia.
2. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang meminimalkan dan menghilangkan zat yang bersifat menurunkan kerja sistem imun atau kekebalan manusia.
3. menjauhkan dan menghentikan asupan nutrisi yang bersifat menurunkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.
4. Tidak memberikan vaksinasi yang mengandung toksin/racun bahan berbahaya yang menjadi ancaman manusia, seperti bahan kimiawi sintetis, logam berat (heavy metal), hasil metabolit parsial, toksin bakteri, dan komponen dinding sel.
5. Tidak memeberikan vaksinasi dan obat-obatan yang mengandung bahan yang haram secara syari’at.
a. Alkohol dan turunannya, yang bersifat seperti alkohol, yaitu apabila dikonsumsi memabukkan.
b. Tidak mengandung darah, daging babi, dan hewan yang ketika disembelih tidak menyebut nama Allah.
c. Tidak menggunakan daging yang diharamkan menurut syari’at, seperti hewan buas, bertaring, bangkai, dll.
d. Tidak dikembangbiakkan dalam darah hewan apapun, daging babi, dan dalam makhluk hidup yang diharamkan menurut syari’at.
6. Membiasakan untuk mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat membangun sistem kekebalan tubuh manusia.
7. Membiasakan untuk tidak mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.(kit)
Sumber Jurnal LPPOM MUI
Ditulis oleh imamtriyanto
Wednesday, 31 January 2007
HalalGuide--Memang kalo kita telaah lebih lanjut, masih banyak vaksin yang dibuat dari bahan haram. Beberapa vaksin seperti vaksin polio dibuat dari campuran ginjal kera, sel kanker manusia, serta cairan tubuh hewan tertentu termasuk serum dari sapi, bayi kuda, ekstrak mentah lambung babi, bahkan janin bayi yang diaborsi.
Berikut disampaikan beberapa prinsip dalam pemberian vaksin atau imunisasi yang Halalan Thoyiban:
1. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang memaksimalkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun tubuh atau kekebalan tubuh manusia.
2. Memberikan asupan nutrisi atau zat gizi atau makanan tertentu yang meminimalkan dan menghilangkan zat yang bersifat menurunkan kerja sistem imun atau kekebalan manusia.
3. menjauhkan dan menghentikan asupan nutrisi yang bersifat menurunkan pembangunan dan pemeliharaan sistem imun atau kekebalan tubuh manusia.
4. Tidak memberikan vaksinasi yang mengandung toksin/racun bahan berbahaya yang menjadi ancaman manusia, seperti bahan kimiawi sintetis, logam berat (heavy metal), hasil metabolit parsial, toksin bakteri, dan komponen dinding sel.
5. Tidak memeberikan vaksinasi dan obat-obatan yang mengandung bahan yang haram secara syari’at.
a. Alkohol dan turunannya, yang bersifat seperti alkohol, yaitu apabila dikonsumsi memabukkan.
b. Tidak mengandung darah, daging babi, dan hewan yang ketika disembelih tidak menyebut nama Allah.
c. Tidak menggunakan daging yang diharamkan menurut syari’at, seperti hewan buas, bertaring, bangkai, dll.
d. Tidak dikembangbiakkan dalam darah hewan apapun, daging babi, dan dalam makhluk hidup yang diharamkan menurut syari’at.
6. Membiasakan untuk mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat membangun sistem kekebalan tubuh manusia.
7. Membiasakan untuk tidak mengkonsumsi menu makanan sehari-hari yang bersifat menurunkan sistem kekebalan tubuh manusia.(kit)
Sumber Jurnal LPPOM MUI




0 Comments:
Post a Comment
<< Home